Karbitan
Saat hidung ini tak lagi mampu menghirup udara pagi
Bahkan saat dupa itu menyala di depan mata
Tetap aku tak mampu menghirup harum aromanya
Memang tak begitu sakit ataupun menderita
Namun terlalu membuat gelisah mbem,
Andaikan waktu lima tahunku itu sesingkat mimpi
Saat kau terpejam dan melawati semua hari dengan senyuman
Dan kau terbangun dengan sejuknya pagi
Melihat dengan penuh percaya di balik jendela
Selaksa berkata, mentari tak pernah mengingkari janjinya



